Amankan ATM Anda dari Skimming (Dan Bahaya Lainnya)

January 24 20108 Commented

Categorized Under: Security

Kartu ATM

Kartu ATM

Lima ratus milyar uang hilang dari beberapa rekening nasabah Bank BCA, BNI dan Permata di Bali. Belakangan menyusul Bank BRI yang kehilangan sekitar Rp. 48 jutaan dari tiga rekening nasabahnya. Kini, hampir setiap ATM dijaga ketat oleh pihak keamanan, baik satpam, polisi, atau tentara. Setiap orang yang menggunakan fasilitas ATM dipesan untuk berhati-hati. Artikel-artikel tentang skimming bertebaran di internet. Setiap pengguna ATM diminta untuk mengganti PIN nya dengan segera. Kepanikan dimana-mana. Hingga ada isu yang tersebar melalui Twitter bahwa tepat jam 12 malam hari sabtu ini (23 Januari 2009) akan terjadi pemblokiran ATM di seluruh Indonesia.

Stop. [Pause sejenak]. Tarik nafas. Tak perlu panik karena memang tak ada kepanikan. Dan saya akan menjelaskan kepada Anda mengapa Anda tak perlu panik. Yang perlu Anda ketahui adalah tentang skimming, cara kerjanya, bagaimana menghindarinya, dan tips singkat mengamankan ATM Anda.

Apa itu Skimming?

Skimming adalah sebuah metode untuk membaca data yang terdapat pada kartu Anda, baik debit atau kredit. Prosesnya dapat terjadi dimana saja, baik itu di ATM, restoran, supermarket, dan di tempat-tempat dimana Anda dapat menggesekkan kartu Anda untuk bertransaksi.

Bagaimana cara kerja Skimming?

Kebanyakan skimmer, alat yang digunakan untuk membaca data kartu Anda, bekerja persis sama dengan mesin-mesin sebenarnya. Alat-alat tersebut dapat ditanamkan atau ditempelkan pada mesin sebenarnya, seperti ATM. Atau bisa juga karyawan yang “nakal” mencoba mencuri data kartu Anda dengan menggesekkannya (tanpa sepengetahuan Anda tentunya) pada alat skimmer yang telah disiapkan sebelumnya.

Modus yang dilakukan untuk mencuri data melalui skimming berubah-ubah. Bahkan, seorang ahli keamanan menyarankan untuk membayar secara online daripada menggesekkan kartu Anda di tempat yang tidak Anda kenal sebelumnya. Resiko memang selalu ada.

Bagaimana cara menghindari Skimming?

Jika dapat, berbelanjalah dengan menggunakan uang tunai. Jika Anda ingin menarik tunai, sedapat mungkin lakukan di ATM yang memiliki penjagaan yang ketat dan hindari ATM kecil yang terletak di pinggir kota, misalnya. Tidak ada jaminan memang, namun faktor keamanan bisa meminimalisir skimming ini.

Jika Anda tak dapat berbelanja dengan uang tunai (mungkin karena terlalu besar jumlahnya), lakukan pembayaran dengan kartu Anda dan AWASI. Beberapa karyawan yang sengaja melakukan skimming biasanya membawa kartu Anda jauh di luar jangkauan Anda (misal dibawa masuk ruangan) agar dapat leluasa melakukan skimming pada kartu Anda. Ikuti kemana karyawan itu membawa kartu Anda.

Jika Anda hendak melakukan tarik tunai, pastikan tak ada kamera tersembunyi (selain CCTV milik bank bersangkutan tentunya) yang mengarah ke mesin ATM, terutama tombol angka untuk memasukkan PIN. Sebisa mungkin tutupi ruang input tombol tersebut dengan badan dan tangan Anda. Namun bersikap wajarlah, jangan berlebihan sehingga Anda dapat dianggap sebagai seorang paranoia.

Tips singkat mengamankan ATM Anda

1. Jangan pernah memberitahukan PIN ATM Anda kepada siapapun.

2. Pastikan bahwa tak ada yang melihat ketikan PIN Anda saat Anda memasukkannya.

3. Jangan pernah memberikan kartu ATM Anda kepada orang lain.

4. Jangan pernah membiarkan orang lain yang tidak Anda kenal membantu Anda menggunakan mesin ATM. Mintalah bantuan, jika Anda memerlukannya, pada petugas yang telah disiapkan untuk itu.

5. Simpan ATM Anda di tempat aman sama seperti Anda menyimpan uang dan benda berharga.

6. Setelah bertransaksi, amankan kartu ATM Anda dan uang tunai Anda. Jangan pernah menghitung uang Anda di luar ruangan ATM.

7. Pastikan kartu ATM Anda telah tersimpan sebelum meninggalkan ATM.

8. Pastikan bahwa tampilan monitor yang muncul adalah tampilan standar setelah Anda selesai melakukan transaksi.

9. Jika pada suatu ketika pesan “sedang memproses…” muncul terlalu lama dari biasanya, tekan CANCEL dan pastikan layar kembali seperti semula.

10. Jangan pernah menuliskan PIN Anda pada kartu ATM Anda. Simpanlah dalam ingatan Anda.

11. Tanda tangani bagian belakang kartu Anda segera setelah menerimanya.

12. Jangan meninggalkan slip transaksi Anda di mesin ATM.

13. Ganti PIN ATM Anda secara reguler, misal 3 bulan atau 6 bulan sekali.

14. Jika kartu ATM Anda hilang atau dicuri, hubungi call-center bank yang bersangkutan dan tulis surat pemberitahuan kehilangan untuk bank Anda agar segera melakukan pemblokiran.

15. Belanjalah pada merchant yang Anda tahu dan percaya. Jangan biarkan karyawan membawa kartu Anda ke tempat lain hanya untuk menggesekkan kartu Anda disana. Ikuti karyawan tersebut, jika perlu.

16. Pastikan bahwa kartu Anda dikembalikan segera setelah transaksi selesai dan pastikan bahwa kartu tersebut adalah kartu Anda.

17. Setelah bertransaksi, bawalah bukti slip transaksi Anda.

18. Lakukan pengecekan berkala (misal sebulan sekali) terhadap pengeluaran Anda terkait kartu yang Anda gunakan. Segera laporkan kepada pihak bank jika ada transaksi yang mencurigakan dan Anda merasa tidak melakukan transaksi tersebut.

19. Hindari memasukkan berbagai macam kartu dalam satu slot atau tempat di dompet Anda. Hal ini untuk menghindari kerusakan pada kartu-kartu Anda.

20. Setelah Anda selesai bertransaksi dan tak ada masalah dengannya, sobeklah bukti transaksi (jika memang sudah tidak diperlukan) dan musnahkanlah.

(informasi sebagian didapat dari: www.indorebank.org)

Jika Anda menyukai artikel ini, Anda dapat mendapatkan informasi tentang artikel-artikel selanjutnya dengan mendaftar pada RSS Kristiono Setyadi.NET.
Share this:

Vote this:

Related posts:

  • No Related Post


8 Responses to “Amankan ATM Anda dari Skimming (Dan Bahaya Lainnya)”

  1. [...] This post was mentioned on Twitter by Kristiono Setyadi, Kristiono Setyadi. Kristiono Setyadi said: Amankan ATM Anda dari Skimming (Dan Bahaya Lainnya) [New Blog Post] http://bit.ly/ks-atm [...]

  2. Imran Radi says:

    Informasi yang berguna seperti yang saya cari.

    Thanks ya mas Kristiono.

    Regards,

    Imran Radi

  3. Astri Ien says:

    “3. Jangan pernah memberikan kartu ATM Anda kepada orang lain.”, sepertinya ga berlaku untuk saya Mas, soalnya ATM saya berbagi dengan suami, hehe.. Nice info.

  4. Social comments and analytics for this post…

    This post was mentioned on Twitter by ksetyadi: Amankan ATM Anda dari Skimming (Dan Bahaya Lainnya) [New Blog Post] http://bit.ly/ks-atm...

  5. surya says:

    Mantap gan! Up up up! *kaskus banget*

  6. whitelily says:

    thanks infonya.. bermanfaat banget. tapi kasian malingnya kalo mo nguras rekening saya, dapetnya cuma recehan. hehehe… Thank you mas Kristiono..

  7. pakdewin says:

    Nomer PIN jangan diberitahukan kepada siapapun (kecuali anak/isteri), termasuk PETUGAS BANK.Cara tradisional, penjahat menempelkan sticker nomer hotline (call centre) palsu pada mesin ATM, biasanya nomernya bukan nomer cantik (bank umumnya memakai nomer cantik yang mudah diingat). Begitu kartu ATM kejepit, ada orang yang pura2 membantu, menunjukan nomer call centre pada stiker, dari sana nanti menjawab se-olah2 ada petugas bank dan menanyakan nomer pin. Orang yang dibelakang kita, nanti akan mengambil ATM yang kejepit dengan pinset (penjepit yang sering buat nyabuti bulu, atau untuk ambil kapas). Nanti dia yang akan mentransfer/ bobol uang kita. (hee hee .. saya pernah kebobol). Kalau kartu ATM kejepit, diamkan saja dan tinggal pergi. Sekarang ini skimming sudah makin canggih alatnya,(payah juga yaa). bisa cari di youtube, banyak videonya. Saran petugas bank, kalau banyak duwit, dibuat beberapa rekening, yang pakai ATM untuk duit yang sedikit aja (untuk keperluan harian), yang duit gede nggak perlu main dengan ATM. Thanks

Leave a Reply